Jenis-Jenis Pekerjaan di Luar Negeri yang Membutuhkan SKCK Internasional

Bekerja di luar negeri merupakan impian banyak orang yang ingin mendapatkan pengalaman internasional, penghasilan yang lebih tinggi, dan wawasan budaya yang luas. Namun, untuk bisa bekerja secara legal di negara lain, ada serangkaian dokumen penting yang perlu disiapkan oleh calon pekerja migran, mahasiswa, atau profesional. Salah satu dokumen yang sering diwajibkan adalah Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Internasional.

SKCK Internasional merupakan versi bahasa Inggris dari SKCK yang diterbitkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI). Dokumen ini berfungsi untuk membuktikan bahwa seseorang tidak memiliki catatan kriminal di Indonesia dan dianggap aman untuk tinggal, belajar, atau bekerja di negara lain.

Meski terdengar sederhana, SKCK Internasional merupakan dokumen yang sangat penting dalam proses seleksi tenaga kerja asing. Banyak perusahaan dan lembaga di luar negeri menjadikannya sebagai salah satu syarat utama untuk memastikan integritas dan kejujuran calon karyawan. Berikut adalah beberapa jenis pekerjaan di luar negeri yang umumnya membutuhkan SKCK Internasional sebagai bagian dari proses administrasi.

1. Tenaga Kesehatan (Perawat, Caregiver, Dokter, dan Bidan)

Negara seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Jerman membuka peluang besar bagi tenaga kesehatan dari Indonesia. Namun, profesi ini memiliki standar etika dan tanggung jawab yang tinggi, karena berhubungan langsung dengan keselamatan dan kesejahteraan pasien. Oleh karena itu, calon tenaga kesehatan wajib menyertakan SKCK Internasional sebagai bukti bahwa mereka tidak memiliki riwayat kriminal yang dapat mengancam keselamatan pasien.

Selain SKCK Internasional, pelamar di bidang ini juga biasanya diminta untuk melengkapi dokumen lain seperti sertifikat kompetensi, surat rekomendasi, serta hasil tes kesehatan lengkap.

2. Pekerja Kapal dan Industri Maritim

Profesi di bidang pelayaran atau kapal pesiar juga termasuk yang memerlukan SKCK Internasional. Hal ini karena pekerjaan tersebut menuntut seseorang untuk beroperasi lintas negara, sering kali berpindah-pindah pelabuhan internasional.
SKCK digunakan sebagai bagian dari proses clearance keamanan internasional, untuk memastikan bahwa setiap awak kapal memiliki integritas dan dapat dipercaya.

Contoh posisi yang biasanya membutuhkan SKCK Internasional antara lain ABK (Anak Buah Kapal), crew kapal pesiar, teknisi mesin kapal, dan officer deck.

3. Tenaga Pengajar (Guru dan Dosen)

Pekerjaan sebagai guru atau dosen di luar negeri, baik di sekolah formal, lembaga kursus bahasa, maupun universitas, juga sering mensyaratkan SKCK Internasional. Negara seperti Uni Emirat Arab, Malaysia, dan Korea Selatan biasanya meminta SKCK Internasional untuk memastikan bahwa tenaga pengajar memiliki latar belakang hukum yang bersih. Profesi pengajar dianggap sebagai pekerjaan yang memerlukan kepercayaan publik dan tanggung jawab sosial tinggi, sehingga pemeriksaan latar belakang menjadi hal yang wajib dilakukan.

4. Tenaga Profesional dan Kantoran

Bagi tenaga kerja profesional seperti insinyur, akuntan, desainer, arsitek, dan teknisi IT, beberapa perusahaan internasional menerapkan kebijakan background check yang mencakup dokumen SKCK Internasional. Biasanya, perusahaan multinasional atau instansi pemerintahan asing ingin memastikan bahwa calon karyawan tidak memiliki catatan hukum yang dapat menimbulkan masalah selama bekerja di negara mereka.

Dalam konteks ini, SKCK Internasional sering digunakan bersama dokumen pendukung lain seperti sertifikat pendidikan, surat pengalaman kerja, dan hasil wawancara HR.

5. Au Pair dan Pekerja Rumah Tangga (Domestic Worker)

Pekerjaan di sektor informal seperti au pair, baby sitter, atau asisten rumah tangga juga memerlukan SKCK Internasional, terutama di negara-negara Eropa dan Timur Tengah. Alasannya sederhana: pekerjaan ini melibatkan kepercayaan personal dan keamanan keluarga. Pemerintah negara tujuan maupun agen penyalur tenaga kerja ingin memastikan bahwa calon pekerja memiliki reputasi baik dan tidak memiliki catatan kejahatan di negara asalnya.

6. Pekerja Kantoran di Kedutaan atau Organisasi Internasional

Bagi individu yang bekerja di lembaga internasional seperti PBB (UN), WHO, UNESCO, atau kedutaan besar, SKCK Internasional merupakan dokumen wajib yang diserahkan saat proses administrasi awal. Selain sebagai bukti bebas dari tindak kriminal, SKCK Internasional ini juga berfungsi sebagai bentuk verifikasi identitas diplomatik yang diperlukan untuk izin kerja di negara tertentu.

Proses Pengurusan SKCK Internasional melalui Sastra Lingua Indonesia

Untuk mendapatkan SKCK Internasional, pelamar perlu mengikuti beberapa tahapan:

  1. mendaftar secara online di aplikasi presisi
  2. mengisi formulir di aplikasi presisi
  3. menyerahkan soft file yang dibutuhkan pada admin Sastra Lingua Indonesia:
  • Foto copy pasport
  • Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Surat Izin Mengemudi (SIM).
  • Foto Copy Kartu Keluarga (KK).
  • Foto copy Akta Kelahiran
  • Pas foto 4×6 background merah.
  • BPJS kesehatan/KIS

Bagi kamu yang sedang menyiapkan diri untuk berkarier di luar negeri, pastikan dokumen ini tidak terlewat. Yuk, segera hubungi HOTLINE SLI untuk pemesanan dan/atau informasi lebih lanjut terkait pembuatan Sastra Lingua Indonesia.

Trust Your Words in Us